BERITA

Sertifikasi Collector

SERTIFIKASI COLLECTOR

 

 

Manusia adalah makhluk sosial yang memerlukan manusia lain untuk memenuhi kebutuhannya. Kebutuhan manusia sendiri di golongkan menjadi 3 hal, yaitu : kebutuhan primer, sekunder dan tersier. Dengan kebutuhan yang cukup banyak, manusia memiliki keterbatasan financial sehingga untuk memenuhi kebutuhannya tak jarang manusia melakukan hutang – piutang untuk membiayai kebutuhannya. Atas dasar tersebut maka terlahirlah Perusahaan Pembiayaan, dimana perusahaan pembiayaan memiliki kegiatan usaha untuk mengadakan barang beserta jasa yang dibutuhkan oleh konsumen (POJK No. 29/POJK.05/2014)

Untuk melaksanakan kegiatan usaha tersebut, Perusahaan Pembiayaan membuat Perjanjian dengan Nasabah, Guna menjamin kepastian agar terlaksananya hak dan kewajiban para pihak maka biasanya hutang piutang tersebut dituangkan dalam bentuk perjanjian.

Read more...

PT. Multindo Auto Finance Jalin Kerja Sama dengan Bank BRI

PT. Multindo Auto Finance Jalin Kerja Sama dengan Bank BRI
dalam penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor

Sebagai Perusahaan pembiayaan yang terus berinovasi dalam pengembangan usaha, maka PT. Multindo Auto Finance pada tanggal 16 Juli 2018 menandatangani perjanjian kerjasama dengan Bank BRI senilai Rp. 150 Milyar Rupiah dalam rangka penyaluran Kredit Kendaraan Bermotor.

Hal ini menjadi sebuah kebanggan tersendiri bagi seluruh karyawan PT. Multindo Auto Finance karena sampai dengan saat ini masih menjadi mitra terpercaya pihak perbankan.

Untuk itu pihak manajemen PT. Multindo Auto Finance berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan dari pihak perbankan maupun Nasabah serta mitra Dealer / showroom dengan menjaga ratio NPF 0.7% dan target pembiayaan sebesar Rp. 1.2 triliun pada tahun 2018.

 

LAYANAN KEUANGAN BERBASI TEKNOLOGI

 

Sumber: Republika.co.id

Penggunaan teknologi di sektor keuangan bukan hal yang baru di Indonesia. Masyarakat Indonesia telah menikmati layanan financial technology sejak tahun 1980-an. Pada masa itu, salah satu solusi yang ditawarkan oleh jasa fintek adalah mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang menghadirkan jasa perbankan inti kepada masyarakat  selama 24 jam, tanpa harus datang langsung ke cabang bank.

 

Pada era 2000-an layanan keuangan berbasis teknologi menjadi semakin kompleks. Pada awal tahun 2000, Bank Indonesia memperkenalkan sistem RTGS sebagai komplementer sistem kliring nasional (SKN) dan menghadirkan sistem pembayaran seketika

Read more...

UTANG PRODUKTIF

Sumber Gambar - http://www.merdeka.com

Di jaman sekarang banyak masyarakat modern yang memiliki hutang, hal ini dapat terlihat dari banyaknya masyarakat yang memiliki kartu kredit. Namun sebagian lagi orang alergi untuk memakai kartu kredit, mereka khawatir tidak dapat hidup dengan tenang dan nyaman jika harus memiliki utang.

Benarkah utang selalu berkonotasi negative, Merugikan, menakutkan karena takut tidak dapat membayar dan akan mengalami masalah keuangan yang tidak ada ujungnya?

Utang bukanlah hal buruk yang senantiasa mesti dihindari. Duit hasil pinjaman malah sering sangat membantu dalam kehidupan. Setiap kali mendengar kata utang, mungkin kamu langsung terpikir beban pinjaman yang harus dilunasi di masa depan. Sepintas terdengar menyeramkan, namun sebenarnya tidak seluruh utang itu buruk kok. Mau beli rumah tapi dana cekak, misalnya. Bisa berutang ke bank untuk menikmati fasilitas kredit perumahan rakyat (KPR). Mau KPR ke bank umum atau syariah, sama manfaatnya. Atau kepingin gadget baru untuk menggantikan yang lama karena sudah lemot namun belum gajian. Bisa gesek dulu pakai kartu kredit, kalau ada dengan fasilitas cicilan 0 persen. Lalu bayar saat tagihan datang.

Bisa juga mau ngembangin usaha tapi kepentok modal. Langsung deh datang ke bank di daerah setempat buat mengakses layanan kredit usaha rakyat (KUR). Meski begitu, jenis utang alias pinjaman dari bank maupun lembaga keuangan lainnya tidaklah seragam. Secara umum, utang dibedakan menjadi dua jenis menurut tujuannya, yaitu utang produktif dan utang konsumtif.

Read more...

Kegiatan Goes To School dalam rangka edukasi literasi lembaga keuangan


Berdasar hasil survei yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sepanjang  2013, sektor perbankan memegang peran dominan untuk tingkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia. Meskipun demikian, tingkat literasi keuangan Indonesia masih terbilang rendah, hanya sekitar 21,84 persem (lebih rendah dibanding negara tetangga) masyarakat yang memahami tentang Lembaga Jasa Keuangan (LJK). "Jika dibiarkan, masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan yang kurang tepat dan berdampak pada kestabilan sistem keuangan," katanya. Program Edukasi Literasi Keuangan ini merupakan bagian dari Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) yang diluncurkan oleh OJK pada Januari 2014 lalu. Program ini dijalankan bersama antara OJK dengan seluruh Lembaga Jasa Keuangan (LJK).

Read more...

PEMBIAYAAN RAMAH LINGKUNGAN

 Seiring dengan gencarnya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah, keterlibatan lembaga keuangan baik perbankan dan non perbankan dalam pembangunan sangatlah penting. Namun, sangat disayangkan ketika pembangunan itu dijalankan di segala bidang, banyak terjadinya kerusakan-kerusakan lingkungan yang disebabkan efek dari pembangunan tesebut. Jika hal ini diteruskan pembangunan yang berkelanjutan sesuatu yang sangat mustahil bisa dijalankan. Untuk itu, perlu peninjauan kembali pembiayaan - pembiayaan pembangunan berbasis lembaga keuangan, agar mengacu pada pembangunan ramah terhadap lingkungan.

Read more...

Produk Pembiayaan

Simulasi Kredit

 
Silahkan lakukan simulasi kredit menggunakan form pada menu ini.

Link Harga Mobil

Klik disini untuk melihat link-link terkait harga-harga mobil baru dan bekas.

Petunjuk Kredit

 
Syarat dan Ketentuan Pengajuan Kredit di Multindo.

Why Choose Multindo