BERITA

Pedagang tak bisa buka Lapak karena Modal Habis Dampak PPKM, Jangan Khawatir!

Pedagang Lapak

 

Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memperpanjang penerapan PPKM. Hal ini dilakukan mengingat adanya risiko pandemi Covid-19 yang masih tinggi, khususnya varian baru yang pada Covid-19 yang terus menerus bermutasi. PPKM diberlakukan mulai 26 Juli hingga 30 Agustus 2021. Kebijakan tersebut yang berarti pusat perbelanjaan / mall ditutup, rumah makan, cafe hanya diperbolehkan take away, rumah ibadah ditutup serta sarana umum ditutup, banyak yang keberatan dengan kebijakan ini karena banyak pedagang kecil yang tidak memperoleh untung dari dagangnya, sehingga banyak tempat usaha yang tutup.

Dalam daftar wilayah yang terdampak PPKM Level 4 untuk saat ini diantaranya DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan DKI Yogyakarta. PPKM Level 4 ini dirasakan merugikan para Pedagang Pasar Tradisional karena dengan adanya aturan yang berlaku dari PPKM Level 4 mengharuskan Supermarket, Pasar Tradisional, Pedagang Kaki Lima untuk dibatasi Jam Operasional maksimal pukul 20.00 WIB serta pengunjung dibatasi hanya 50% dari jumlah kapasitas normal, begitupun bagi masyarakat baik pedagang maupun pembeli yang merasakan pemberlakuan PPKM darurat tersebut khususnya di Pasar Tradisional Kota Semarang.

Salah satu pedagang pasar tradisional sangat keberatan dengan kebijakan tersebut karena sayur-sayuran dan buah cepat membusuk namun pembeli tak kunjung datang dan hanya membuat pedagang merugi sehingga sangat menghambat perekonomian para pedagang dipasar, sebelum adanya PPKM omset yang didapatkan masih normal berbeda disaat PPKM sangat turun drastis. Suasana pasar disiang hari yang biasanya banyak pembeli, sekarang terlihat sepi karena diberlakukan PPKM ini masyarakat juga takut untuk berbalanja keluar rumah dan lebih memilih belanja online. Untuk omset yang didapatkan per hari setelah dilaksanakan PPKM turun lebih dari 50%, dan beberapa pedagang kehabisan modal karena uang yang buat modal dipakai untuk kehidupan sehari-hari.

 

Pedagang Lapak

 

Dampak PPKM ini membuat para pedagang kesulitan untuk bertahan hidup setiap harinya, untuk modal jualan hari besoknya saja sangat kesulitan dan kebanyakan para pedagang menutup usahanya karena tidak ada modal untuk jualan lagi. Tetapi jangan khawatir karena di PT Multindo Auto Finance menyediakan pinjaman dengan syarat yang mudah dan proses yang sangat cepat sehingga sangat cocok untuk para pengusaha khususnya pedagang yang sedang kehabisan modal untuk jualan lagi. Pinjaman di PT Multindo Auto Finance ini memberikan bunga yang sangat ringan sehingga tidak memberatkan para calon nasabah. Apalagi ditengah masa pandemi ini banyak para pengusaha yang mengalami penurunan pendapatan yang sangat drastis  karena sepinya pembeli.

Dengan adanya pembiayaan dari PT Multindo Auto Finance ini sangat bermanfaat karena dapat membantu para pedagang dan pengusaha bisa berjualan lagi ditengah PPKM yang sangat sulit ini. Dengan proses yang cepat dan bunga yang sangat ringan dapat membantu para pengusaha yang kehabisan modal karena pembeli sepi. Pembiayaan di PT Multindo Auto Finance juga memiliki banyak keuntungan diantaranya syarat mudah, pembayaran angsuran yang sangat praktis dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun. Jadi, walaupun sulitnya masa pandemi terlebih di masa PPKM ini bisa membantu para pengusaha terlebih para pedagang supaya bisa mendapatkan modal kembali sehingga dapat berjualan lagi.

Produk Pembiayaan

Simulasi Kredit

 
Silahkan lakukan simulasi kredit menggunakan form pada menu ini.

Link Harga Mobil

Klik disini untuk melihat link-link terkait harga-harga mobil baru dan bekas.

Petunjuk Kredit

 
Syarat dan Ketentuan Pengajuan Kredit di Multindo.

Why Choose Multindo